MAKALAH
TENTANG SENI MUSIK
TUGAS Bhs.
INDONESIA
· Nama : MUHAMMAD AZHAR FUADZY
· Kelas : IX (Sembilan)
· MTs.S PERSIS 51 PAMANUKAN

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Disadari atau tidak,
dalam kehidupan kita sehari hari banyak melibatkan musik karena definisi paling
mendasar dari musik itu sendiri adalah merupakan bunyi yang teratur. Musik
sendiri mempunyai banyak kegunaan dalam kehidupan kita sehari - hari. Mulai
dari janin masih di dalam perut sampai saat kita menjadi dewasa dan tua bisa
memanfaatkan musik tersebut. Sehingga tidak heran bila dunia musik selalu
berkembang seiring dengan kebutuhan umat manusia.
Siapa yang pernah tahu
berapa jumlah pasti alat musik tradisional Indonesia. Sungguh sebuah kekayaan
intelektual milik budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Namun dilain
pihak banyak pula yang tidak mengetahui bahkan sama sekali belum pernah
mendengar alat musik tradisional tersebut dimainkan, ditengah derasnya industri
musik modern alat musik tradisional ini semakin terpinggirkan.
Hampir seluruh wilayah
NKRI mempunyai seni musik tradisional yang khusus dan khas. Dari keunikan
tersebut bisa nampak terlihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun
bentuk/organologi instrumen musiknya. Seni tradisonal itu sendiri mempunyai
semangat kolektivitas yang tinggi, sehingga dapat dikenali karakter dan ciri
khas masyarakat Indonesia, yaitu yang terkenal ramah dan santun.
1
1.3. Tujuan Masalah.
Dengan dibuatnya makalah
seni musik ini merujuk latar belakang dan rumusan masalah diatas, maka kami
mempunyai tujuan sebagai berikut :
1.
Mengetahui arti dari seni musik
2.
Mengetahui bentuk seni musik modern
3.
Mengetahui bentuk seni musik tradisional
4.
Mengetahui fungsi seni musik
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Seni Musik.
Musik adalah bunyi yang
diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan
selera seseorang.
Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam :
·
Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar.
·
Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
·
Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan
disajikan sebagai musik.
Beberapa orang
menganggap musik tidak berwujud sama sekali. Musik menurut Aristoteles
mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif
dan menumbuhkan jiwa patriotisme. David Ewen mencatat sebuah definisi tentang
musik yang dibuat oleh penyusun kamus sebagaiIlmu pengetahuan dan seni tentang
kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi
melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan
terutama aspek emosional.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi musik :
o PHILIP SHEPPARD
Musik adalah sistem yang unik untuk mengomunikasikan
ide dan emosi
o MASDUKI
Musik adalah produk kebudayaan manusia. Keterkaitan
antara musik dan manusia selalu menjadi fokus kajian karena kebudayaan musik
adalah produk konseptual (cognitive) dan perilaku (behavior) masyarakat
o DAVID EWEN
Musik adalah ilmu pengetahuan dan seni tentang
kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi
melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan
terutama aspek emosional
o SCHOPENHAUER
Musik adalah melodi yang syairnya adalah alam semesta
2.2.
Seni
Musik Modern.
Wilayah nusantara
terdiri dari berbagai daerah/suku budaya, sehingga kaya akan keragaman seni
musik. Musik nusantara sering diidentikkan dengan musik tradisional, sedangkan
musik modern berasal dari Barat. Apakah nusantara tidak memiliki musik modern?
Seiring dengan perkembangan jaman yang telah mengglobal, seni musik nusantara
pun berinteraksi dan dapat pengaruh dari unsur-unsur musik Barat dan lahirlah
musik-musik modern nusantara.
Pada umumnya, kaum muda
saat ini lebih mengenal musik modern daripada musik tradisional/daerah. Hal ini
dapat kita lihat pada setiap konser musik modern selalu dipadati oleh kaum muda
dan juga kalau kita perhatikan media musik di HP/komputer kaum muda maka hampir
99,99% adalah album musik modern.
Musik modern nusantara dapat dikelompokkan ke dalam
beberapa jenis, antara lain:
1.
Dangdut
ciri-cirinya: melodi dan
harmoni sederhana, tangga nada cendrung minor, ekspresi berdasarkan keserasian
lirik, beat konstan, lebih menekankan keindahan gerak.
Sejarah nya berawal dari
periode kolonial Belanda, waktu itu ada perpaduan alat musik Indonesia, Arab
dan Belanda yang dinamakan bersama-sama dalam Tanjidor. Sepanjang abad 19,
banyak pengaruh dari luar diserap oleh masyarakat Indonesi. Misalnya pengaruh
cari Cina yaitu ansambel Cina-Betawi yang disebut gambang kromong dan juga
keroncon. Tahun 1940, musik tradisional tersebut secara bertahap bercampur
dengan musik Melayu yang sudah moder waktu itu.
Tahun 1950, para musisi
keroncong modern dan musisi Melayu memadukan kedua musik ini menjadi musik
Melayu Deli. Tahun 1953, P. Ramlee – seorang aktor dari Malaysia – membawa
sukses lagu-lagu Melayu Deli melalui film-filmnta yang berjudul”Djuwita”.
2. Pop
ciri-cirinya: melodi
mudah diterapkan dengan berbagai karakter lirik, fleksibel dan mudah dipadukan
dengan dengan jenis lain, lagu mudah disenandungkan dan mudah dipahami, harmoni
tidak rumit, tempo bervariasi.
Sejarahnya musik POP di
Indonesia bisa dibilang diawali oleh sebuah group yang cukup terkenal pada
tahun 1970-an. Nama goup ini adalah Koes Plus. Kelompok ini dibentuk pada tahun
1969. Koes plus merupakan pelopor musik POP di Indonesia. Group lain yang seangkatan
dengan Koes Plus adalah Panbers, Mercy’s dan D’Lloyd.
Pada tahun 1972-1976,
Koes Plus sedang booming. Bahkan menurut catatan, pada tahun 1974 Koes Plus
mengeluarkan 22 Album termasuk album instrumentalia dan tahun 1975 mereka
mencetak 10 album.
3.
Balada
ciri-cirinya: mirip
dengan pop, tempo lambat dan sedang, pola melodi bervariasi, lirik ekspresif,
mengisahkan suka duka kehidupan.
4.
Rock
ciri-cirinya: area nada
luas, kekuatan terletak pada dinamika aransemen, lagu sulit disenandungkan, lirik
lagu ekspresif, beat cendrung keras, tempo lambat/cepat, harmoni sangat rumit.
Sejarahnya musik rock
adalah salah satu aliran musik yang beriraman keras. Musik ini mendominasi
musik barat sejak tahun 1955, dimulai dari Amerika Serikat. Musik rock muali
menjadi aliran musik rock sejak tahun 1959 dengan pemusik berkulit putih.
Jenis musik rock pertama
adalah rock ’n’ roll, muncul di Amerika Utara pada tahun 1950. tahun 1950,musik
rock ‘n’ roll disamakan dengan musik hitam R&B . Tahun 1960, the Beatles datang
ke Kota New York untuk siaran radio. Pada tahun 1980-an, beberapa goup musik
rock mendapatkan minat penggemar yang cukup besar.
5.
Rhythm dan Blues.
Salah satu sumber
kebanyakan aliran musik populer abad ke 20 adalah Blues. Aliran ini mulai
berkembang pada tengah abad lalu di Amerika diantara orang kulit hitam yang
kebanyakan merupakan buruh kasar. Rhythm dan Blues adalah musik penyatuan
budaya Amerika dan Afrika setelah Perang Dunia II (1939-1945) yang juga
merupakan tanggapan terhadap musik populer Amerika. R&B adalah paduan dari
jenis musik blues, jazz, boogie-woogie dan musik gospel. Artis utama yang
menampilkan gaya R&B adalah Nat King Cole pada tahun 1950.
“Blues orang kulit
putih” yang kadang-kadang juga diakui oleh musisi kulit hitam. Misalnya musik
John Mayall, Alexis Korner dan Group Cream. Namun pada era 1980 beberapa
penyanyi dunia mulai membangkitkan musik R&B ini menjadi musik yang sangat
digemari. Musik R&B kemudian sangat berkembang luas ini pada masa-masa
sekarang antara lain:Kanye West, Young Buck, Nelly, R. Kelly, Jay-Z, Destiny’s
Child, Lil Romeo, Mist Elliot, Ja Rule, Mario, Fabalus dan sebagainya.
2.3. Seni Musik Tradisional.
Musik tradisional adalah
musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan sebagai
sarana hiburan. Tiga komponen yang saling memengaruhi diantaranya Seniman,
musik itu sendiri dan masyarakat penikmatnya. Sedangkan maksudnya untuk
memper-satukan persepsi antara pemikiran seniman dan masyarakat tentang usaha
bersama dalam mengembangkan dan melestarikan seni musik tradisional. Menjadikan
musik tradisional sebagai perbendaharaan seni di masyarakat sehingga musik
tradisional lebih menyentuh pada sektor komersial umum.
Kegiatan ini diharapkan
mampu memberi kontribusi bagi peserta juga kepada masyarakat luas sehingga
musik tradisional dapat berperan sebagai hiburan untuk menjalankan bisnis para
pengusaha. Musik Tradisional juga adalah musik yang berkembang secara
tradisional di kalangan suku-suku tertentu.
Untuk lebih mengenal
lebih dekat musik tradisional kita dapat dikategorikan menjadi beberapa
kelompok yaitu :
1. Instrumen
Musik Perkusi.
Perkusi adalah sebutan
bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan
tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam
alat musik perkusi adalah Gamelan, Kendang, Kecapi, Arumba, Talempong, Sampek
dan Kolintang, Rebana, Bedung, Jimbe dan lain sebagainya.
a.
Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam, gamelan berasal dari
daerah Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat disebut dengan
Degung dan di Bali disebut Gamelan Bali. Satu perangkat gamelan terdiri dari instrumen
saron, demung, gong, kenong, slentem, bonang, peking, gender dan beberapa
instrumen lainnya. Disamping itu gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.
b.
Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit
hewan (kambing). Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah
Indonesia. Di daerah Jawa Barat kendang mempunyai peranan penting dalam tarian
Jaipong. Di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali kendang selalu
digunakan dalam permainan gamelan baik untuk mengiringi tarian, wayang dan
ketoprak. Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah
Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis alat musik yang biasa di gunakan
dalam kesenian yang bernafaskan Islam. rebana dapat dijumpai hampir di sebagian
wilayah Indonesia.
c.
Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerh Jawa Barat. Bentuk
organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar,
kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai kecapi
adalah siter dari Jawa Tengah.
d.
Arumba (alunan rumpun
bambu) berasal dari daereah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat
dari bahan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pad awalnya arumba
menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan
tangga nada diatonis.
e.
Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau. Talempong adalah alat
musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, si, do).
f.
Sampek (sampe/sapek) adlah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal
dari daerah Kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang dipenuhi
dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya
menyerupai sampek adalah Hapetan dari daerah Tapanuli, Jungga dari Sulawesi
Selatan.
g.
Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa. Alat musik ini mempunyai
tangga nada diatonis yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan
ritmis. Bahan dasar dibuat dari kayu dan cara untuk memainkan alat musik ini di
pukul dengan menggunakan stik.
h.
Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur, kecapi
ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di
buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.
2 .Instrumen Musik Gesek.
Instrumen musik
tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab
berasal dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebab
terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai
dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik
tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang
resonatornya terbuat dari tempurung kelapa. Rebab jenis ini dapat dijumpai di
Bali, Jawa dan Kalimantan Selatan.
3 .Instrumen Musik Tiup.
Suling adalah instrumen
musik tiup yang terbuat dari bambu hampir semua daerah di Indonesia dapat
dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera Barat,
serunai dapat dijumpai di Sumatera Utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal
dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40 – 100 cm dengan garis
tengah 2 cm.
Tarompet, serompet,
selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4 – 6 lubang nada dan
bagian untuk meniupnya berbentuk corong.
2.4 .Fungsi Musik Tradisional dan Moderen.
Secara umum, fungsi
musik bagi masyarakat Indonesia antara lain sebagai sarana atau media upacara
ritual, media hiburan, media ekspresi diri, media komunikasi, pengiring tari,
dan sarana ekonomi.
1.
Sarana upacara budaya (ritual)
Musik di Indonesia,
biasanya berkaitan erat dengan upacara- upacara kematian,perkawinan, kelahiran,
serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapadaerah, bunyi yang
dihasilkan oleh instrumen atau alat tertentu diyakini memilikikekuatan magis.
Oleh karena itu, instrumen seperti itu dipakai sebagai saranakegiatan adat
masyarakat.
2. Sarana
Hiburan
Dalam hal ini, musik
merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhanakibat rutinitas harian,
serta sebagai sarana rekreasi dan ajang pertemuan denganwarga lainnya. Umumnya
masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menontonpagelaran musik. Jika ada
perunjukan musik di daerah mereka, mereka akanberbondong- bondongmendatangi
tempat pertunjukan untuk menonton.
3.
Sarana Ekspresi Diri
Bagi para seniman (baik
pencipta lagu maupun pemain musik), musik adalah mediauntuk mengekspresikan diri
mereka. Melalui musik, mereka mengaktualisasikanpotensi dirinya. Melalui musik
pula, mereka mengungkapkan perasaan, pikiran,gagasan, dan cita- cita tentang
diri, masyarakat, Tuhan, dan dunia.
4.
Sarana Komunikasi
Di beberapa tempat di
Indonesia, bunyi- bunyi tertentu yang memiliki arti tertentu bagianggota
kelompok masyarakatnya. Umumnya, bunyi- bunyian itu memiliki pola
ritmetertentu, dan menjadi tanda bagi anggota masyarakatnya atas suatu
peristiwa ataukegiatan. Alat yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia
adalah kentongan,bedug di masjid, dan lonceng di gereja.
5
Pengiring Tarian
Di berbagai daerah di
Indonesia, bunyi- bunyian atau musik diciptakan olehmasyarakat untuk mengiringi
tarian- tarian daerah. Oleh sebab itu, kebanyakan tariandaerah di Indonesia
hanya bisa diiringi olehmusik daerahnya sendiri. Selain musikdaerah, musik-
musik pop dan dangdut juga dipakai untuk mengiringi tarian- tarianmodern,
seperti dansa, poco- poco, dan sebagainya.
6.
Sarana Ekonomi
Bagi para musisi dan artis
professional, musik tidak hanya sekadar berfungsi sebagaimedia ekspresi dan
aktualisasi diri. Musik juga merupakan sumber penghasilan.Mereka merekam hasil
karya mereka dalam bentuk pita kaset dan cakram padat(Compact Disk/CD) serta
menjualnya ke pasaran. Dari hasil penjualannya ini merekamendapatkan
penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain dalam mediakaset dan CD.
Para musisi juga melakukan pertunjukan yang dipungut biaya.Pertunjukan tidak
hanya dilakukan di suatu tempat, tetapi juga bisa dilakukan didaerah- daerah
lain di Indonesia ataupun di luar Indonesia.
Perbedaan antara fungsi musik tradisional dan modern
hanya terletak pada sarana upacara adat.
2.5 .Nada Diatonik.
Dalam teori musik, skala
diatonik adalah komponen dasar teori musik dunia Barat. Skala diatonik memiliki
tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf. Not-not ini adalah not-not putih pada
piano. Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah
"Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si". (Kadang-kadang, 'Si' direpresentasikan
dengan 'Ti' agar huruf pertama setiap not berbeda).
Skala mayor dimulai dengan not pertama (Do), dan
berakhir sampai not 'Do' yang ada satu oktaf di atas Do yang pertama.
Dalam teori musik, skala
diatonik mayor adalah bagian penting dalam pembangunan tradisi musik dunia
Barat. Skala ini terdiri dari tujuh not dalam satu oktaf, diwujudkan dalam tuts
putih dalam alat musik piano, diperoleh dari rangkaian enam nada kelima (fifth)
yang berurutan dalam suatu versi meantone temperament, dan menghasilkan dua
tetrakord yang dipisahkan dengan interval satu nada bernilai penuh. Jika versi
kami mean tone adalah dua belas nada temperamen sama dengan pola interval di
semitone akan 2-2-1-2-2-2-1. Skala besar dimulai pada catatan pertama dan hasil
oleh langkah-langkah
untuk oktaf pertama. Di solfege, suku kata untuk
setiap tingkat skala adalah "Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si-Do".
Skala minor alami dapat
dianggap dalam dua cara, yang pertama adalah sebagai minor relatif dari skala
besar, dimulai pada tingkat keenam skala dan melanjutkan langkah demi langkah
melalui tetrachords yang sama dengan oktaf pertama tingkat keenam. Dalam
solfege "La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol." Bergantian, minor alami dapat
dilihat sebagai gabungan dari dua tetrachords yang berbeda dari pola
2-1-2-2-1-2-2. Dalam solfege "Do-Re-Mé-Fa-Sol-le-Té-Do."
Harmoni musik Barat
sejak Renaisans hingga akhir abad XIX berdasar pada skala diatonik dan
rangkaian-rangkaian unik yang dihasilkan oleh sistem pengorganisasian ketujuh
nada ini. Harus diingat bahwa that most longer pieces of common practice music
change key, but this leads to a relationship of diatonic scales in one key with
those in another, see modulation (music).
Tuts-tuts putih pada
alat musik piano mewujudkan skala diatonik C mayor (C-D-E-F-G-A-B-C), dengan
jarak satu interval tiap-tiap nadanya, kecuali untuk E-F dan B-C, yang memiliki
interval semitone (setengah tone).
Diatonik berasal dari
bahasa Yunani "diatonikos" artinya "merenggangkan".
Seringkali dipakai untuk menyebut keseluruhan mode, tetapi umumnya dipergunakan
untuk menyebut skala mayor dan minor.
Hanya divisi oktaf tertentu, 12 dan 20
termasuk, memungkinkan keunikan, koherensi, dan kesederhanaan transposisional,
dan bahwa hanya subset diatonis dan pentatonis dari set nada kromatik 12 ikuti
kendala (Balzano, 1980, 1982).
2.6 .Nada Pentatonik.
Pentatonik berasal dari
gabungan kata penta (lima) dan tonik (nada), sehingga pentatonik dapat
diartikan sebagai tangga nada yang terdiri dari lima nada. Dari tangga nada
diatonik mayor ( c - d - e - f - g - a - b - c' ) yang jumlahnya 7 nada, dapat
diperoleh tangga nada pentatonik dengan mengurangi 2 nada, dalam hal ini
terdapat dua macam tangga nada pentatonik : 1. c - d - e - g - a - c' ( tanpa f
dan b ) 2. c - e - f - g - b - c' ( tanpa d dan a ) Tangga nada pentatonik pada
umumnya digunakan pada musik tradisional ( China, Jepang ) termasuk di
Indonesia pada musik gamelan ( Jawa ). Khusus pada Gamelan Jawa, dua macam
tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi laras slendro dan titi laras
pelog.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan.
Berdasarkan uraian
diatas yang telah dipaparkan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.
Dalam kehidupan kita sehari hari banyak melibatkan musik karena definisi paling
mendasar dari musik itu sendiri adalah merupakan bunyi yang teratur.
2.
Musikadalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan
sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang.
3.
Musik modern nusantara dikelompokkan, antara lain:
Dangdut, Pop, Balada, Rock, Rhythm dan Blues.
4.
Secara umum, fungsi musik bagi masyarakat Indonesia antara lain sebagai sarana
atau media upacara ritual, media hiburan, media ekspresi diri, media
komunikasi, pengiring tari, dan sarana ekonomi.
5.
Skala diatonik memiliki tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf. Not-not ini
adalah not-not putih pada piano.
6.
Pentatonik berasal dari gabungan kata penta (lima) dan tonik (nada), sehingga
pentatonik dapat diartikan sebagai tangga nada yang terdiri dari lima nada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar